Menguji Hybrid Perdana Infiniti

Infiniti M35h memang baru akan diluncurkan di Paris Motor Show 2010. Namun, Target Car sangat beruntung mendapatkan kesempatan untuk menguji mobil ini di Jepang, jauh sebelum mobil ini diluncurkan. Seperti apa hasilnya? Simak tulisan kami. 

Infiniti, merek mobil mewah di bawah kendali Nissan Motor Corporation, akan tiba di Indonesia awal tahun 2011. Bagi kami, kabar ini sangat menggembirakan karena sebentar lagi jajaran mobil-mobil menawan berteknologi tinggi lansiran Infiniti akan menyapa kita. Dan dalam rangka menyambut kedatangan Infiniti itulah kami diundang oleh PT Nissan Motor Indonesia –ATPM Nissan di Indonesia-- untuk menggeber dua model Infiniti yang menawan yakni M37, dan M35h di Oppama proving ground, Jepang akhir Juli silam.

Berbeda dengan M37, M35h adalah mobil hybrid pertama Nissan/Infiniti di dunia. Sebenarnya, Nissan pernah menciptakan Nissan Altima hybrid. Sayangnya, tidak banyak yang tahu kalau Altima menggunakan teknologi berlisensi Toyota. Altima menggunakan sistem hybrid dengan dua motor elektrik, dan sebuah planetary CVT. Nah, bagi Nissan, skema hybrid semacam itu kurang ringkas, dan mereka membuatnya lebih sederhana di M35 hybrid.

Caranya, Nissan hanya mengaplikasi satu motor elektrik lalu ditempatkan antara mesin dan transmisi otomatis. Motor bertenaga 67 hp itu lantas dihubungkan ke crankshaft via pelat kopling basah. Ini membuat M mampu menggunakan baterai 1,3 kwh, berkekuatan 340 volt miliknya untuk menggerakkan mobil hingga kecepatan 96 kpj. Tapi dengan catatan, pengemudi menekan pedal akselerator di bawah 20 persen (tidak menekan penuh yang akan memicu hidupnya mesin bensin).

Motor listrik M35 menyatu dengan transmisi otomatis 7-speed. Karena sudah menggunakan kopling ganda, maka keberadaan torque converter tidak lagi dibutuhkan. Posisi kopling pertama berada di antara mesin dan gearboks, sementara yang satu lagi berada di antara gearboks dan driveline. Layout ini memungkinkan kinerja mesin V6-nya bekerja dengan lebih efisien. Selain itu, efisiensi juga semakin baik karena crankshaft tidak lagi bekerja (memutar) saat motor listriknya bekerja sehingga mengurangi hambatan mekanikal. Motor listrik tersebut bertenaga 67 hp dengan torsi 257 Nm pada 1.000-1.500 rpm.



Ah, semua itu terasa sangat ideal. Tapi bukanlah fakta di atas track. Di benak kami, hybrid tetaplah mobil berperforma pas-pasan, dengan dinamika kemudi hingga sasis yang juga tak istimewa. Karenanya, kami memulai uji coba dengan berakselerasi ringan. Indikator kinerja mesin tergambar di monitor yang terletak di dashboard (in dash). M35h berjalan dengan mesin listriknya yang halus, bahkan, para ahli teknik Nissan mengatakan bahwa mesin listriknya saja mampu dipacu hingga kecepatan 130 kpj! Kami cukup terkejut dengan hasil ini. Betapa tidak, motor listrik Toyota Prius generasi ketiga hanya mampu melesatkan jagoan Toyota ini hingga 47 kpj saja.

Tak bisa menahan diri, kami lantas menekan tuntas pedal akselerator. Hasilnya luar biasa! M35h berakselerasi sangat brutal. Hybrid ini terasa sangat cepat, bahkan mampu menyaingi kecepatan akselerasi Infiniti M37 yang juga kami uji saat itu. Sensasi rasa yang tidak pernah kami rasakan sebelumnya terjadi di mobil hybrid. ‘Orgasme’ saat akselerasi ini terwujud berkat kehadiran mesin bertipe VQ35HR V6 berkapasitas 3,5 liter yang bertenaga 302 hp dengan torsi sebesar  348,3 Nm.

Sebagai informasi, huruf VQ untuk menjelaskan bahwa mobil ini memakai mesin V6 60 derajat; angka 35 mewakili kapasitas mesin 3,5 liter. Sementara D berarti DOHC dan E = electric control. Secara teknik, mesin ini serupa dengan yang digunakan oleh Infiniti EX35, hanya saja ditambahkan sebuah motor listrik. Nah, kombinasi motor listrik dan mesin bensin membuat kami mampu melarikan M35h hingga 240 kpj.

Posisi duduk dan mengemudi di dalam M35h sangat ideal, baik saat mengemudi pelan maupun cepat. Apalagi posisi kemudi yang dapat diatur ketinggian dan sudutnya. Layaknya sebuah Infiniti, M35h sangat mewah. Kemewahan ini ditujukan agar M35h memiliki gudang peluru yang besar untuk bertarung melawan Lexus GS450h, rival utamanya. Selain posisi mengemudi dan kemewahan, kenyamanan M35h tentu tak usah diragukan lagi. Saloon mewah berpenggerak roda belakang ini, dibekali material kabin mewah dan jejeran teknologi terkini milik Nissan (baca Kulminasi Teknologi Nissan, Autocar edisi September 2010) yang membuat mobil ini (prototype) memiliki keunggulan nilai dan fungsi.

Namun, ketika melintasi gundukan di dalam track, kami rasakan goncangan berasal dari suspensi belakang. Saat kami tanyakan ke pihak Nissan, mereka mengatakan bahwa goncangan/suara sesuatu yang berguncang itu kemungkinan berasal dari lokasi penempatan baterai di bawah ruang bagasi. Posisi baterai yang menyatu dengan bagasi mengorbankan fungsinya. Ini dapat dimaklumi, toh, model ini bukanlah model produksi yang dapat saja disempurnakan dikemudian hari.

Kelemahan lainnya kami rasakan adalah faktor bobot. M35h lebih berat 120,2 kg ketimbang Infiniti M37. Pun demikian, Infiniti mengatakan bahwa M35 lebih ringan 30 kg dari Lexus GS450h. Meskipun berat, aplikasi kemudi electro-hydraulic power steering system yang menggabungkan skema power steering elektrik dan hidrolis, membuat putaran kemudi sangat presisi. Sokongan chassis dengan cengkraman baik juga menjamin stabilitas berkendara, utamanya ketika kami dengan sengaja melintasi tikungan dengan kecepatan tinggi.

Sayangnya, test drive kami amatlah singkat. Namun dari kencan singkat kami dengan Infiniti M35h membuktikan: sebuah mobil hybrid mampu memberikan kesenangan berkendara optimal. M35h rencananya akan dipasarkan tahun 2011 di Eropa dan di Amerika Serikat. Untuk pasar Asia khususnya Indonesia masih belum ada rencana pastinya. Pun demikian, beragam kekurangan yang kami dapati di model prototype ini harus diperbaiki sehingga M35h akan lebih menarik dari semua sisi.

Data dan Fakta
Infiniti M35h
Harga: TBA
Tipe mesin: 3498cc, V6, bensin plus electric motor
Installasi: Depan, longitudinal, RWD.
Tenaga: 302 hp (mesin bensin), 67 hp dari motor listrik. Kombinasi 369 hp
Torsi: 348 Nm (mesin bensin), dan 268 Nm dari motor listrik.
Gearboks: 7-spd automatic

Tidak ada komentar:

Posting Komentar